Memilih Struktur Bisnis di Amerika – Untuk Para Pembisnis Diaspora Indonesia

Saya akan berbagi informasi mengenai bagaimana memilih struktur perusahaan untuk bisnis anda, yang dimana adalah hal terpenting dalam mendirikan usaha. Struktur perusahaan bisa menetukan kesuksesan, kegagalan, perlindungan aset pribadi, dan tanggung jawab pajak. Tidak ada satupun bisnis entity yang 100% cocok untuk tiap bisnis atau usaha. Faktor yang ideal itu tergantung dengan industri, lokasi, jumlah anggota atau pemilik, dan exit strategy (atau strategi akhir) di bisnis itu sendiri.

Untuk membandingkan baik dan buruknya tiap business entity, sudah banyak pusat informasi yang bisa menjelaskan perbedaan antara Sole Proprietorship, Partnership, LLC (Limited Liability Company), C Corp, atau S Corp.

Tapi saya bisa membantu menyingkatkan tipe-tipe bisnis itu.

Sole Proprietorship
adalah struktur bisnis yang paling umum dan paling mudah dibentuk. Sole Proprietorship hanya diperbolehkan untuk bisnis dengan satu pemilik, dan tidak ada perbedaan hukum antara pemilik dan bisnis dengan kepemilikan tunggal.

Salah satu kemudahan Sole Proprietorship adalah perpajakan yang lebih mudah diatur. Namun, aset pribadi pemiliknya berisiko dan dapat digunakan untuk membayar hutang atau kewajiban bisnis, seperti tuntutan hukum.

Partnership
Partnership atau Kemitraan dimiliki oleh dua orang atau lebih dan dijalankan demi keuntungan. sama dengan kepemilikan tunggal, Partnership mudah dibentuk dengan biaya yang murah. Setiap mitra dapat menyumbangkan uang, tenaga kerja atau keterampilan sebagai imbalan atas kepemilikan saham dalam bisnis.

Keunggulan utamanya termasuk dalam hal perpajakan. Namun, seperti Sole Proprietorship, kewajiban pribadi untuk kewajiban bisnis merupakan kelemahan yang signifikan. Selain itu, mitra dapat tidak setuju dengan isu-isu penting, yang beresiko menyebabkan perpecahan didalam perusahaan. Pertimbangkan dalam menerapkan kesepakatan kemitraan untuk mengurangi risiko tersebut.

LLC (Limited Liability Company)
Sebuah struktur yang relatif baru, LLC mulai tumbuh beberapa dekade yang lalu. LLC dimulai pertama di Wyoming pada tahun 1977 dan mulai diikuti oleh state-state yang lainnya sekitar 1990an. Dibuat dan diatur sepenuhnya menurut undang-undang tiap State, pemilik LLC harus memilih bagaimana mereka ingin dikenai pajak oleh IRS (misalnya sebagai perseorangan, persekutuan atau perusahaan).

LLC menawarkan kepraktisan dan fleksibilitas. LLC menggabungkan tanggung jawab terbatas perusahaan dengan manfaat perpajakan dari kemitraan. Namun, tergantung pada undang-undang tiap State/Propinsi, LLC bisa berhenti jika pemiliknya melepas kewenangan atau bahkan meninggal dunia.

Anda juga bisa mendirikan single-member LLC untuk memanfaatkan hukum-hukum struktur entity itu yang juga bisa melindungi aset pribadi.

Sejauh ini, struktur LLC adalah favorit saya dalam mendirikan perusahaan di Amerika.

C Corp atau C Corporation
Jika Anda memiliki aspirasi untuk “go public” di bursa saham, C Corp adalah rute ideal anda. Dianggap sebagai entitas hukum yang berbeda dari pemiliknya (bias juga disebut “pemegang saham”), C Corp memberikan perlindungan kewajiban terbatas kepada pemegang saham, dan juga mengisolasi aset pribadi dari hutang bisnis.

Tapi, kelemahan C Corp ada pada “pajak berganda” dan tidak menerima perlakuan pajak preferensial. Keuntungan atau laba C Corp dikenakan pajak di tingkat perusahaan, dan pemegang saham dikenai pajak lagi pada tingkat individu. Selain itu, jika formalitas yang kompleks tidak diikuti, pemegang saham dapat kehilangan status tanggung jawab mereka dan bertanggung jawab atas hutang dan kewajiban C Corp.

S Corp atau S Corporation
Yang terakhir dan sebagai struktur baru yang hamper sama umurnya dengan LLC, adalah S Corp/S Corporation. S Corp memiliki keuntungan dalam peringanan pajak untuk bisnis ukuran kecil.

Tapi, tidak semua bisnis akan memenuhi syarat untuk pemilihan S Corp. Jika Anda memiliki lebih dari 100 pemegang saham atau memiliki pemegang saham yang bukan individu, Anda tidak akan memenuhi syarat untuk pemilihan S Corp. Selain itu, pemegang saham dapat kehilangan perlindungan kewajiban terbatas mereka, jika formalitas perusahaan tidak diikuti.

Setelah anda selesai memilih struktur bisnis, beberapa hal lain yang sangat penting juga harus dipikirkan matang-matang. Contoh:

  1. Alamat bisnis. Sebisa mungkin cari semacam alamat bisnis yang bisa dipakai sebelum mendirikan perusahaan, jadi anda bisa pakai alamat itu untuk mendaftar perusahaan. Karena alamat yang anda akan masukan saat mendaftar struktur bisnis bisa jadi info umum dan semua bisa akses ke informasi itu. Jadi bayangkan jika anda pakai alamat rumah pribadi?
  2. Akun Bank. Pisahkan akun pribadi anda dengan bisnis walaupun anda memilih Sole Proprietorship. Percaya deh, ini akan melindungi anda nantinya agar tidak percampur aduk dalam urusan pajak dan lain-lain.
  3. Pembukuan dan akuntan. Kalau anda sangat nyaman dengan urusan akuntansi, itu akan bermanfaat. Tapi kalau tidak, lebih baik anda mencari servis akuntan khusus untuk bisnis yang dimana mereka bisa membuat laporan setiap kwartet.

Setelah semua ini selesai, baru kita bisa mulai yang proses yang paling asik, yaitu di branding, marketing, teknologi, dan operasional untuk dapat mengantar perusahaan anda ke level yang sukses.

Jangan lupa subscribe untuk video-video yang lainnya ke depan.

Comments

comments